Ketentuan Aqiqah yang Harus Diketahui Sebelum Mengamalkannya

Makna Aqiqah dan Bedanya dengan Qurban

Aqiqah merupakan bahasa Arab yang artinya “memotong”. Menurut para ulama’ memotong ini bisa bermakna menyembelih hewan bisa juga mencukur rambut bayi. Menurut Abu Ubaidah, aqiqah berasal dari bahasa Arab yang artinya bulu/ rambut.

Adapun pengertian aqiqah menurut istilah ialah kegiatan memotong kambing sebagai bentuk rasa syukur terhadap kelahiaran anak (laki-laki atau perempuan) yang disertai dengan pencukuran rambut bayi. Umumnya dilakukan pada hari ketujuh.

Aqiqah berbeda dengan kurban. Begitu banyak perbedaan antara qurban & aqiqah yang saya dapatkan disini. Misalnya seperti: aqiqah harus kambing/domba, sedangkan kurban bisa kambing, sapi, kerbau atau onta. Daging aqiqah dapat diberikan kepada siapa juga, kalau daging kurban diberikan pada anak yatim & fakir miskin. Aqiqah dilakukan 1 kali seumur hidup, sedangkan qurban bisa tiap tahun. Dan lain, silakan langsung buka artikel tersebut.

Hukum Aqiqah

Aqiqah merupakan salah satu hak anak. Para ulama’ juga sudah bermufakat bahwa aqiqah ada dalam syariat Islam. Kalaupun ada khilafiah dalam pelaksanaannya, itu adalah hal yang lumrah.
Mayoritas ulama’ menyepakati hukum aqiqah adalah sunnah mu’akad. Yakni sunnah yang hampir menyamai wajib. Artinya mereka yang sudah mampu dalam hal finansial, hukum aqiqah dapat menjadi wajib. Tetapi jika dia belum mampu melakukannya tidak berdosa.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Waktu pelaksanaan aqiqah yang fading bagus adalah di hari ke-7 setelah kelahiran anak. Namun kalau tak memungkinkan melaksanakan pada hari itu, maka bisa diganti di hari ke 14, 21 atau hari-hari setelahnya.
Gimana bila diaqiqahi pada waktu sudah dewasa? Jawabnya sangat boleh.

Cara Menyembelih Hewan Aqiqah

Di bagian ini kita akan membahas mengenai cara memotong hewan aqiqah dengan baik. Mengapa harus tahu caranya? Tentu saja supaya aqiqah yang kita lakukan itu sepenuhnya dapat diridhoi oleh Allah SWT & tidak menyiksa hewan yang disembelih.

1. Hewan dimatikan dengan nama Allah. Maka orang yang mematikan hewan aqiqah juga tak boleh sembarangan. Dia musti mengerti cara menyembelih secara benar menurut islam.
2. Berbuat baik terhadap domba yang akan dipotong. Perihal tersebut sudah dijelaskan secara gamblang oleh para ulama’, salah satunya pada syarah hadist arbain ke 17, yakni berlaku ihsan.
Contoh berlaku baik pada domba sebelihan:
– Mengasah pisau sembelihan kambing.
– Berbuat lembut pada hewan sebelum dipotong.
– Tidak membuat kambing stress, misalnya dengan menyembelih kambing di hadapan domba-domba lainnya, itu tak benar.

3. Sunnahnya menghadapkan hewan ke arah kiblat.

Itulah sedikit pengetahuan dasar tentang aqiqah yang dapat saya share. Masih banyak hal lain yang semmestinya dikaji. Jangan lelah untuk bertanya dan mencari jawaban.

Selengkapnya simak di BOB.

Leave a Reply