Jenis komponen elektronik beserta fungsinya dan simbolnya

Berikut ini adalah fungsi dan jenis komponen elektronik dasar yang sering digunakan dalam peralatan elektronik dan simbol-simbolnya.

Resistensi

Resistansi atau dikenal juga dengan Kendala adalah komponen elektronik pasif yang berfungsi untuk menghambat dan mengatur arus listrik dalam rangkaian elektronik. Nilai resistance atau resistance adalah Ohm (Î ©).

Nilai resistansi biasanya diwakili oleh kode numerik atau gelang berwarna yang ditemukan di badan resistansi. Perlawanan resistensi sering disebut sebagai Perlawanan atau Perlawanan.

Perlawanan yang nilainya dapat diatur, jenis resistensi ini sering juga disebut variabel resistance atau potensiometer.

Resistansi yang nilainya dapat berubah sesuai dengan intensitas cahaya, jenis resistansi ini disebut LDR atau resistansi tergantung cahaya

Resistansi yang nilainya dapat berubah sesuai dengan perubahan suhu, jenis resistansi ini disebut PTC (Koefisien suhu positif) dan NTC (Koefisien suhu negatif)

Kapasitor (kondensor)

Kapasitor atau juga dikenal sebagai kapasitor adalah komponen elektronik pasif yang dapat menyimpan energi atau muatan listrik untuk sementara waktu. Fungsi kondensor (kondensor) meliputi pilihan gelombang radio di sirkuit tuner, sebagai penyearah arus dalam penyearah dan juga sebagai filter dalam rangkaian daya. Unit nilai untuk kapasitor (kapasitor) adalah Farad (F)

Jenis-jenis kapasitor meliputi:

Kapasitor dengan nilai tetap dan tanpa polaritas. Jika didasarkan pada bahan pabrikan, kapasitor yang nilainya permanen terdiri dari kapasitor kertas, kapasitor mika, kapasitor poliester, dan kapasitor keramik.

Kapasitor yang nilainya tetap tetapi memiliki polaritas positif dan negatif, kapasitor ini adalah kapasitor elektrolit (ELCO) dan kapasitor tantalum

Kapasitor yang nilainya dapat diatur, kapasitor jenis ini sering disebut kapasitor variabel.

Induktor

Induktor atau disebut juga koil (coil) adalah komponen elektronik pasif yang berfungsi sebagai pengatur frekuensi, filter dan juga sebagai alat penghubung (connector). Induktor atau koil ditemukan di peralatan elektronik atau sirkuit yang terkait dengan frekuensi seperti penyetel radio. Unit induktansi untuk induktor adalah Henry (H).

Jenis induktor meliputi:

  • Induktor yang nilainya tetap
  • Induktor yang nilainya dapat diatur atau sering disebut variabel kumparan.

Dioda (dioda)

Diode adalah komponen elektronik aktif yang berfungsi untuk memasok arus listrik dalam satu arah dan menghambat arus listrik dari arah yang berlawanan. Dioda terdiri dari 2 elektroda, yaitu anoda dan katoda.

Berdasarkan fungsi dioda terdiri dari:

  • Dioda biasa atau dioda penyearah yang umumnya terbuat dari silikon dan berfungsi sebagai penyearah arus searah (DC) bolak-balik (AC).
  • Zener Diode (Zener Diode) yang berfungsi sebagai sirkuit pengaman setelah voltase ditentukan oleh Zener Diode yang dimaksud. Tegangan ini sering disebut tegangan Zener.
  • LED (Light Emitting Diode) atau Light Emission Diode adalah dioda yang dapat memancarkan cahaya monokromatik.
  • Fotodioda (dioda) adalah fotodioda yang peka terhadap cahaya, sehingga sering digunakan sebagai sensor.
  • Dioda Shockley (SCR atau Silicon Control Rectifier) ​​adalah dioda yang berfungsi sebagai pengontrol
  • Diode laser (Diode Laser) adalah dioda yang dapat memancarkan sinar laser. Dioda laser sering disingkat LD.
  • Dioda Schottky adalah dioda tegangan rendah.
  • Dioda Varaktor adalah dioda yang memiliki kemampuan untuk memvariasikan kapasitas sesuai dengan voltase yang diberikan.

Transistor adalah komponen elektronik aktif yang memiliki banyak fungsi dan merupakan komponen yang memainkan peran yang sangat penting dalam dunia elektronik modern. Beberapa fungsi transistor seperti penguat arus, seperti sakelar (sakelar dan koneksi), stabilisasi tegangan, modulasi sinyal, penyearah, dll.

Transistor terdiri dari 3 terminal (kaki), yaitu Base / Base (B), Emitter (E) dan Collector / Collector (K). Tergantung pada strukturnya, transistor terdiri dari 2 jenis struktur, yaitu PNP dan NPN. UJT (Union Junction Transistor), FET (Field Effect Transistor) dan MOSFET (Metal Oxide Semiconductor FET) juga merupakan keluarga dari transistor.

Leave a Reply