4 Daftar Tarian Adat Bangka Belitung (Yang Paling Terkenal)

Tari Men Sahang

Provinsi yang terletak di kepulauan Sumatera ini terkenal akan kekayaan barang tambangnya. Selain itu, seni dan adat budayanya juga beragam. Dan salah satu yang mencolok perhatian dunia adalah tarian adat Bangka Belitung.

Seperti yang sudah diketahui bahwa sebagian besar masyarakat daerah tersebut adalah keturunan Melayu, dan sisanya merupakan etnis Tionghoa, Jawa, dan Madura. Maka tak heran jika kesenian tradisionalnya memiliki kekhasan tersendiri yang tidak dimiliki daerah lain.

Tari Men Sahang

Tari Men Sahang

Masyarakat Belitung tahu betul bahwa limpahan hasil bumi yang diperoleh saat ini adalah wujud kebesaran dari Tuhan yang Maha Kuasa. Karena itu mereka tidak henti-hentinya memanjatkan doa dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan salah satunya dengan menggelar tarian Men Sahang.

Kesenian daerah ini menggambarkan rasa suka cita masyarakat saat musim panen raya. Penari yang berlakon dalam pentas tersebut menggunakan baju khas dan melakukan gerakan eksotik yang menyiratkan pujian kepada yang Maha Kuasa.

Sahang atau lada putih adalah komoditas utama yang dimiliki oleh provinsi ini. Dari sinilah nama tarian tersebut berasal. Selain digelar pada saat panen lada putih, tarian ini juga sering dipertontonkan di beberapa acara besar seperti ulang tahun Bangka Belitung.

Tari Sepen

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Bangka Belitung pasti sudah tidak asing dengan kesenian khas ini. Ada beberapa ciri unik dari tarian Sepen yang membuatnya sangat disukai oleh penonton terutama turis mancanegara.

  • Gerakan

Gerakan yang ditampilkan oleh penari adalah perpaduan antara gerakan tangan, kaki, dan juga kelincahan badan. Sekilas mirip dengan pencak silat hanya saja dibawakan dengan koreografi yang lebih cantik.

  • Musik pengiring dan kostum

Baik musik pengiring maupun kostum keduanya bernuansa melayu. Ini menjadi bukti bahwa tradisi turun temurun dari nenek moyang masih dijaga dengan baik oleh generasi penerus.

  • Jumlah penari

Tarian tersebut dipentaskan oleh sekelompok penari wanita secara berpasangan. Namun, di beberapa kesempatan ada juga yang menggunakan penari pria dan wanita yang dibuat berpasangan.

Tari Beripat

Seni daerah ini lebih mirip dengan adu ketangkasan hanya saja dipentaskan dengan selingan gerakan tari yang unik. Tarian tersebut tidak bisa ditemui di daerah lain karena berasal dari Bangka Belitung. Karakter yang dimiliki oleh budaya Tari Beripat adalah:

  • Dimainkan oleh dua orang penari pria
  • Penari tersebut memegang rotan untuk dipukulkan pada punggung pemain lainnya
  • Pakaian yang dikenakan berupa celana panjang tanpa atasan
  • Pemain yang luka punggungnya paling sedikit, dialah yang menang.

Tari Campak

Tari Campak

Tarian adat Bangka Belitung menggambarkan pergaulan muda-mudi masyarakat Belitung yang penuh dengan kegembiraan. Pentas ini dimainkan oleh sejumlah penari pria dan wanita dengan gerakan yang unik dan licah.

Dulunya kesenian tersebut berasal dari kepulauan Riau yang lantas dikembangkan oleh seniman bernama Nek Campak. Gerakan dan juga musik pengiringnya sangat kental dengan gaya Eropa sebagai hasil akulturasi budaya saat zaman penjajahan dulu.

Kini masyarakat sering mementaskan tarian tersebut saat acara penyambutan tamu dengan iringan musik dari kendang, gong, akordion, dan biola. Pakaian yang dikenakan pun sangat khas yaitu gaun panjang untuk wanita serta setelah celana dan kemeja untuk penari pria.

Keempat tarian adat Bangka Belitung menunjukkan bahwa kesenian yang dimiliki oleh provinsi tersebut sangat beragam. Agar jumlahnya tidak kian menyusut, Anda sebagai generasi penerus harus berperan aktif melestarikannya sebagai wujud rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *